# Dina Maulidah: Warisan Budaya Murung Raya Harus Terus Dijaga
Pambelum, Puruk Cahu – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat kekayaan budaya daerah yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Murung Raya.
Menurut Dina, keberagaman adat, seni dan tradisi yang dimiliki Murung Raya merupakan warisan berharga yang harus dipertahankan keberadaannya. Pelestarian budaya, kata dia, tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah maupun pelaku seni, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Murung Raya yang turut diisi dengan kegiatan Karnaval Budaya, Senin (3/8/2026).
“Budaya merupakan kekayaan yang kita miliki bersama. Karena itu, mari kita rawat dan lestarikan agar berbagai adat, seni dan tradisi yang ada di Murung Raya tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Dina.
Ia menilai kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat secara langsung memiliki peran penting dalam menjaga keberadaan tradisi lokal. Selain menjadi ruang untuk menampilkan kesenian daerah, kegiatan tersebut juga dapat mempererat hubungan antar masyarakat dari berbagai wilayah di Murung Raya.
Dina juga mengajak orang tua untuk mengenalkan budaya lokal kepada anak-anak sejak dini. Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam menanamkan rasa bangga terhadap adat dan tradisi daerah.
“Pelestarian budaya harus dimulai dari lingkungan terdekat. Anak-anak perlu dikenalkan dengan budaya daerah sejak dini, sehingga mereka tumbuh dengan rasa bangga terhadap identitas dan warisan leluhurnya,” katanya.
Di tengah perkembangan teknologi dan masuknya berbagai budaya dari luar, Dina mengingatkan masyarakat agar tetap terbuka terhadap kemajuan tanpa kehilangan jati diri. Menurutnya, budaya lokal harus mampu beradaptasi dengan zaman tanpa menghilangkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Ia juga melihat kekayaan budaya Murung Raya memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi daya tarik wisata dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kesenian, kerajinan, kuliner hingga pakaian adat dapat dikemas secara kreatif untuk memperkenalkan daerah kepada masyarakat luas.
“Kita ingin budaya bukan hanya dijaga, tetapi juga dikembangkan sehingga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Kalau dikelola dengan baik, budaya dapat menjadi kekuatan pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif daerah,” jelasnya.
Dina mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam mengikuti Karnaval Budaya sebagai bagian dari peringatan HUT ke-24 Kabupaten Murung Raya. Ia berharap semangat tersebut tidak berhenti pada momentum perayaan, tetapi terus diwujudkan melalui kepedulian terhadap budaya dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jaga bersama kekayaan budaya Murung Raya. Jangan sampai apa yang diwariskan para leluhur hilang karena kita tidak lagi peduli. Budaya ini harus tetap menjadi kebanggaan kita bersama,” pungkasnya.
