Pambelum

Refrensi Berita Kalteng

Waket DPRD Murung Raya harapkan pawai akbar 1 Muharam jadi ajang syiar Islam

Wakil Ketua II DPRD Murung Raya, Rahmanto Muhidin (dua dari kiri) saat menghadiri pawai akbar 1 Muharam 1445 Hijriah di Puruk Cahu, Rabu (19/7/2023).

PAMBELUM, Puruk Cahu – Sebagai salah satu unsur pimpinan di DPRD Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, Wakil Ketua (Waket) II DPRD, Rahmanto Muhidin menghadiri kegiatan pawai akbar dalam rangka menyemarakan tahun baru Islam 1 Muharam 1445 Hijriah yang dilaksanakan di Kota Puruk Cahu, Rabu (19/7).

Rahmanto yang juga didampingi anggota DPRD Murung Raya, Heriyus, mengatakan kegiatan yang pesertanya didominasi oleh para pelajar itu diharapkan menjadi media edukasi sekaligus menumbuhkan pemahaman tentang arti perjalanan Hijrah Rasullulah SAW.

“Peserta pawai akbar yang menurut panitia berjumlah sekitar 4 ribu orang ini diharapkan menjadi media syiar Islam agar lebih mengakar lagi dan mudah-mudahan para peserta bisa memaknai arti Hijrah Nabi Muhmammad SAW sebagai salah satu perjuangan yang patut untuk ditiru,” kata Rahmanto sesudah menghadiri kegiatan pawai tersebut.

Menurut Rahmanto juga kegiatan pawai akbar yang diikuti sekolah tingkat TK sampai SMA tersebut bisa dilaksanakan setiap tahun, karena selain sebagai media edukasi bagi para pelajar maupun untuk syiar Islam, juga dapat menjadi media hiburan bagi masyarakat yang menyaksikan.

“Karena dalam pawai tersebut juga ada ditampilkan berbagai repika yang bernuansa Islam, seperti adanya replika Ka’bah, replika binatang unta serta lain sebagainya yang membuat warga yang menyaksikan menjadi terhibur,” tambah Rahmanto.

Selain itu, Rahmanto yang juga Ketua Fraksi PKB itu juga berharap dengan pelaksanaan pawai itu dapat memberikan motivasi dan inovasi bagi siswa bahwa belajar tidak hanya dapat dilakukan di dalam kelas, akan tetapi bisa melalui kegiatan apa saja.

“Saya juga menginginkan di tahun baru Islam kali ini, menjadi saat yang tepat bagi kita umat Islam untuk mengoreksi diri, melakukan perenungan atas apa yang telah dilakukan sebelumnya,” tutup Rahmanto.(*)