Tragedi Sungai Barito: BPBD Mura Tekankan Pentingnya Pengawasan Anak di Bantaran Sungai
PAMBELUM, PURUK CAHU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Murung Raya (Mura) mengimbau seluruh warga, terutama para orang tua, agar tidak membiarkan anak-anak bermain di sungai tanpa pendampingan. Kedalaman sungai yang tidak merata, kondisi arus yang dapat berubah cepat, serta potensi bahaya lain di perairan Sungai Barito menjadi alasan perlunya peningkatan kewaspadaan.
“Kami mengingatkan para orang tua untuk benar-benar mengawasi anak-anaknya ketika berada di sekitar bantaran sungai. Jangan sampai aktivitas di sungai justru membahayakan keselamatan mereka. Sungai Barito memiliki arus yang berubah-ubah dan beberapa titik kedalamannya tidak dapat diperkirakan, kata Kepala Pelaksana BPBD Mura, Fitrianul Fahriman, Jumat (4/09/2025)
Fitrianul menegaskan bahwa keselamatan anak harus menjadi perhatian bersama, terutama saat memasuki musim hujan ketika debit air sungai berpotensi meningkat. “Kami berharap masyarakat dapat mengutamakan keselamatan. Jika tidak ada kebutuhan mendesak, sebaiknya hindari bermain di sungai, terutama bagi anak-anak,“ ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa ini terjadi ketika dua bocah warga Puruk Cahu diduga tengah mandi dan bermain di Sungai Barito. Aktivitas tersebut berujung tragis setelah keduanya terseret arus sungai dan dinyatakan hilang. Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak di kawasan sungai. (SU)
