PAMBELUM, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) melalui Dinas Kesehatan menargetkan sebanyak 10 ribu orang yang divaksinasi Covid-19, baik terdiri dari petugas pelayanan publik, guru dan lanjut usia (Lansia).
Namun, ada beberapa kendala untuk pelaksanaan vaksinasi Lansia. Salah satunya faktor ketakutan dan keraguan. Hal itu yang menjadi penyebab utama bagi para lansia untuk tidak mendatangi tempat-tempat vaksinasi kemungkinan karena banyak yang termakan oleh berita hoax.
Untuk mencapai target itu, Wakil Ketua II DPRD Murung Raya (Mura) Rahmanto Muhidin meminta Pemkab Mura harus memberikan sosialisasi secara masif dan terstruktur sebelum proses vaksinasi lansia tersebut dilaksanakan.
“Bagaimana kita meyakinkan lansia bahwa vaksin itu memang mereka butuhkan supaya terhindar dari gejala Covid-19,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, Kamis (20/5/2021).
Menurut Rahmanto, Pemkab Mura dalam hal ini Dinas Kesehatan dapat menjelaskan kepada masyarakat dari sisi medis setelah menerima vaksin tersebut, bahwa penyuntikan obat antivirus corona itu tidak berpengaruh besar terhadap lansia.
“Di sini letak kemampuan pemerintah atau tenaga kesehatan untuk menjelaskan secara gamblang dan rasional kepada lansia, sehingga lansia itu mau untuk divaksinasi,” kata dia.