Pemerintah Harus Antisipasi Potensi Kenaikan Harga Pokok Jelang Ramadan
PAMBELUM, Puruk Cahu – Ketua DPRD Murung Raya (Mura), Dr. Doni, SP, M.Si mengingatkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Mura melalui instansi terkait untuk melakukan pengawasan secara intens terhadap sejumlah komuditas bahan pokok ditingkat pasar.
Doni mengingatkan, jika tidak lama lagi masyarakat akan dihadapkan dengan bulan suci Ramadhan, yang tentunya harga kebutuhan pokok kerap kali mengalami kenaikan, bahkan tidak tanggung-tanggung kenaikan tersebut bisa membuat masyarakat menjerit.
“Maka dari itu pengawasan dari pemerintah penting dilakukan agar harga di pasar tetap stabil, terutama untuk ketersediaan stok, karena biasanya alasan kenaikan itu lantaran stoknya menipis,” jelasnya, Senin (27/2/2023).
Ia juga mendukung upaya pemerintah menekan harga di pasar melalui pasar murah, yang mana banyak masyarakat terbantu karena mendapatkan harga sembako dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan di pasar.
“Karena kita tahu sekarang saja kebutuhan pokok sebagian sudah mulai berangsur-angsur naik, seperti beras dan juga telur,” pungkasnya.
[21.07, 28/3/2023] Enong: Wakil Ketua Komisi I DPRD Murung Raya, Rahmat Hidayat
Wakil Ketua Komisi I DPRD Mura Ingatkan Tentang Bahaya HIV dan AIDS
PURUK CAHU – Wakil Ketua Komisi I DPRD Murung Raya (Mura), Rahmat Hidayat mengingatkan kalangan pemuda yang ada di Kabupaten Murung Raya terhadap bahaya penyakit HIV dan AIDS dan juga harus menjadi perhatian serius semua pihak.
Rahmat menggarisbawahi bahwa generasi muda merupakan masa yang harus dimanfaatkan dalam hal-hal positif dan menghindari segala pergaulan bebas, yang tentunya agar terhindar dari bahaya pergaulan negatif salah satunya tentu penularan HIV dan AIDS.
“Oleh sebab itu, kewaspadaan harus dimiliki setiap generasi muda, mengingat di sekeliling mereka tersebut ada bahaya yang selalu mengincar yaitu HIV dan AIDS,” jelasnya, Senin (27/2/2023).
Sebagai salah satu bagian dari pemuda yang saat ini duduk di DPRD Murung Raya dirinya meminta kalangan pemuda tidak melakukan hubungan seks sembarangan, menggunakan narkotika dan obat terlarang, serta tidak menggunakan jarum suntik secara sembarangan, apalagi tidak diawasi oleh medis.
“Saya juga menyarankan kepada setiap sekolah bahkan perguruan tinggi, agar dapat memberikan edukasi dan imbauan kepada para anak didik tentang bahaya HIV dan AIDS” tutupnya.
