Pambelum

Refrensi Berita Kalteng

Murung Raya Masuk Dua Besar Penurunan Kemiskinan Provinsi Kalteng

Murung Raya Masuk Dua Besar Penurunan Kemiskinan Provinsi Kalteng

PAMBELUM, Puruk Cahu – Kabupaten Murung Raya berhasil masuk dua besar daerah dengan capaian penurunan kemiskinan terbaik se-Kalimantan Tengah.

Prestasi ini diumumkan pada Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2025 yang digelar Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah pada Kamis (20/11/2025).

Rakor tersebut dipimpin Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, yang menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mempercepat upaya pengentasan kemiskinan sesuai arah pembangunan berkelanjutan.

Penghargaan bagi Kabupaten Murung Raya diterima langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Murung Raya, Drs. Sarwo Mintarjo, mewakili Bupati Murung Raya, Heriyus, S.E. Murung Raya tercatat menorehkan penurunan kemiskinan sebesar 0,39 poin atau 5,93 persen.

Sarwo Mintarjo mengapresiasi kerja keras seluruh perangkat daerah dan masyarakat yang berperan aktif dalam menjalankan program-program strategis penanggulangan kemiskinan.

Dalam hasil penilaian provinsi, Kabupaten Barito Timur menempati peringkat pertama, disusul Murung Raya di posisi kedua, serta Seruyan di peringkat ketiga.

Capaian ini memperkuat komitmen Pemkab Murung Raya untuk terus meningkatkan efektivitas program penanganan kemiskinan dan memperluas akses layanan publik demi kesejahteraan masyarakat.

Rakor merupakan tindak lanjut pelaksanaan Keputusan Gubernur Nomor 188.44/83/2022 mengenai Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2022–2026.

Dalam arahannya, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi untuk memastikan kebijakan dan program pengentasan kemiskinan berjalan efektif dan sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

“SDGs merupakan komitmen nasional dan global untuk mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan. Pengentasan kemiskinan tidak hanya soal ekonomi, namun juga akses pendidikan, kesehatan, dan kualitas hidup masyarakat,” tegas Edy. (SU)