Banjir Bandang Rendam Enam Desa di Murung Raya, Ini Upaya BPBD
PAMBELUM, Puruk Cahu – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Murung Raya (Mura) dalam beberapa hari terakhir memicu terjadinya banjir bandang di enam desa yang tersebar pada tiga kecamatan, Rabu (20/8). Berdasarkan laporan harian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, banjir terjadi setelah debit air sungai meningkat drastis pada pukul 05.30 WIB hingga meluap ke kawasan permukiman warga.
Berdasarkan Prakiraan Cuaca Harian BMKG, curah hujan di wilayah Murung Raya berada pada kategori menengah dengan intensitas 50–75 mm. Kondisi ini diduga mempercepat peningkatan volume air sungai, sehingga air dengan arus deras masuk ke permukiman. Sejumlah rumah dilaporkan terendam hingga mencapai rata dada orang dewasa, bahkan beberapa bangunan mengalami kerusakan cukup parah.
BPBD Murung Raya menyebut bahwa banjir masih menggenangi sejumlah desa dan situasi di lapangan masih dalam penanganan. “Petugas bersama unsur gabungan melakukan pemantauan sekaligus evakuasi warga yang terdampak, terutama bagi mereka yang rumahnya terendam dengan ketinggian air yang membahayakan keselamatan,” ujar petiags BPBD Mura di lapangan, Kamis (21/08/2025).
Upaya evakuasi di sejumlah titik dilaporkan terkendala oleh kondisi akses jalan yang sulit dilalui akibat tergenang air. Selain itu, arus air yang deras menyulitkan pergerakan tim evakuasi saat mengevakuasi warga maupun mengirimkan bantuan logistik mendesak. Peralatan keselamatan dan armada pendukung terus dikerahkan untuk mempercepat penanganan. (SU)
