Koperasi CU Betang Asi Menang Melawan Gugatan Rp 100 Miliar

Pengurus dan Pengawas Koperasi CU Betang ASi berfoto bersama seusai rapat anggota tahunan beberapa waktu lalu. Pambelum/Istimewa
Pengurus dan Pengawas Koperasi CU Betang ASi berfoto bersama seusai rapat anggota tahunan beberapa waktu lalu. Pambelum/Istimewa

PAMBELUM.COM, PALANGKA RAYA- Koperasi CU Betang Asi meraih kemenangan dalam gugatan senilai Rp 100 miliar yang diajukan oleh mantan karyawannya di Pengadilan Negeri Palangka Raya. Keputusan pengadilan yang diumumkan pada tanggal 17 Mei 2023 lalu menerima eksepsi Koperasi CU Betang Asi mengenai kompetensi absolut.

Dalam kasus ini, Dessy Nataliati, mantan karyawan Koperasi CU Betang Asi, telah diberhentikan oleh pengurus setelah diduga terlibat dalam penggelapan. Tidak menerima keputusan tersebut, Dessy mengajukan gugatan dengan tuntutan yang fantastis.

Dalam proses peradilan, hakim yang mengepalai sidang, Hotma Edison Parlindungan Sipahutar, mengabulkan eksepsi tergugat dan menyatakan bahwa pengadilan negeri tidak memiliki kewenangan untuk mengadili perkara ini. Dessy Nataliati juga dihukum untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp 320.000.

Bacaan Lainnya

Dalam pernyataan resmi, Koperasi CU Betang Asi menyampaikan bahwa mereka telah berusaha menyelesaikan kasus ini melalui mediasi bipartit dan tripartit, namun sayangnya tidak berhasil mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.

“Dan kemudian kita digugat, oleh karena itu, Koperasi CU Betang Asi memutuskan untuk mengikuti proses hukum guna memastikan kepastian hukum dan melindungi hak-hak hukum anggota yang dimiliki oleh koperasi,” kata Ketua CU Betang Asi, Rita Sarlawa, pada Senin, 22 Mei 2023.

Koperasi CU Betang Asi berharap dapat memberikan kejelasan tentang kasus ini kepada semua pihak, terutama kepada anggota koperasi, dan menghindari penyebaran informasi yang tidak bertanggung jawab. Keputusan pengadilan tersebut menegaskan bahwa gugatan ganti rugi sebesar Rp 100 miliar lebih yang beredar di media massa tidak dapat dikabulkan.

Koperasi CU Betang Asi juga menyatakan komitmennya untuk selalu menjaga tata kelola yang baik sebagai bagian penting dalam memastikan kelangsungan organisasi. Hal ini sesuai dengan prinsip yang ditetapkan oleh jaringan Koperasi Credit Union di tingkat regional, nasional, dan internasional.

Melalui misinya, Betang Asi berupaya mewujudkan kesejahteraan sosial-ekonomi anggotanya melalui pemberdayaan dan pelayanan keuangan yang profesional. Hingga 30 April 2023, Koperasi CU Betang Asi telah memiliki 41.474 anggota yang tersebar di 5 kabupaten dan 1 kota di Kalimantan Tengah.

“Koperasi ini menyadari bahwa tata kelola yang baik merupakan hal yang penting untuk menjaga keberlanjutan dan kualitas layanan, serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Tengah,” lanjut Rita Sarlawa.

Pos terkait