Sekda Hermon Buka Pelatihan Midwifery Update bagi Ikatan Bidan Indonesia

PAMBELUM, Puruk Cahu- Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya (Mura) yang juga selaku Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Murung Raya Hermon membuka secara resmi pelatihan Midwifery Update (MU) se-Kabupaten Murung Raya, Jumat (11/11/2022).

Kegiatan pembukaan pelatihan Midwifery Update dilaksanakan di GPU Tira Tangka Balang Puruk Cahu, dihadiri Ketua Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Hj. Noorhani Machdat, Ketua Pengurus IBI Cabang Murung Raya, serta ibu-ibu peserta pelatihan midwifery update.

Hermon mengatakan, bahwa IBI sebagai profesi satu-satunya wadah bidan Indonesia. Khsusnya IBI Kabupaten Murung Raya harus menjaga mutu serta meningkatkan keterampilan dan kompetensi anggotanya dengan jalan memperbaharui dan update standar pelayanan kebidanan termasuk di dalamnya kesehatan ibu dan anak, bayi balita serta kesehatan reproduksi.

Bacaan Lainnya
Rahamnto

“Saya menghimbau kepada semua anggota IBI supaya dapat meningkatkan pendidikan, baik formal maupun informal, ilmu pengetahuan dan teknologi, skill dan kualitas pelayanan sesuai standar kesehatan, sehingga angka kematian ibu dan angka kematian bayi dan stunting benar-benar dapat diturunkan, khususnya di Kabupaten Murung Raya ini,” kata Sekda Hermon.

Hermon berharap melalui kegiatan pelatihahn ini dapat meningkatkan pelayanan kebidanan yang bermutu oleh bidang yang kompeten, memegang teguh falsafah kebidanan, dilandasi etika dan kode etik bidan dan memiliki standar operasional pelayanan (SOP) terupdate.

Dengan diadakannya pelatihan midwifery update, ia meminta kepada seluruh anggota ikatan bidan khususnya bidan Murung Raya untuk berperan aktif serta berkerjasama dengan organisasi profesi kesehatan lainnya, dinas-dinas terkait, PKK, kader kesehatan, tokoh masyarakat serta Pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan khsusnya pada kesehatan ibu dan anak di wilayah Kabupaten Murung Raya.

“Semoga dengan adanya pelatihan ini para bidan mampu menjaga mutu serta meningkatkan keterampilan dan kompetensi bidan sehingga dapat memberikan pelayanan yang berkualitas terhadap ibu, bayi dan balita serta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Munung Raya pada umumnya,” harap Hermon.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.