Dinkes Mura Ralat Data Penambahan Kasus Covid-19 dari Satgas Provinsi

Android

PAMBELUM, Puruk Cahu – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengan meralat data penambahan kasus Covid-19 yang dikeluarkan oleh Satgas Provinsi per tanggal 17 Agustus 2021 saat kegiatan pers rilis di Aula Setda Gedung A, Selasa (17/8/2021)

Dalam data resmi yang dikeluarkan oleh Satgas Provinsi Kalteng itu terlihat angka penambahan kasus di Kabupaten Murung mengalami penambahan secara signifikan mencapai 266 orang untuk satu hari.

Sehingga dari data itu juga total kasus terkonfirmasi di Kabupaten Murung Raya menjadi 2.237 kasus.

Bacaan Lainnya
Rahamnto

Menanggapi meledaknya kasus harian terkonfirmasi di Kabupaten Murung Raya oleh Satgas Provinsi, pihak Dinkes Kabupaten Murung Raya meralat penambahan harian per tanggal 17 Agustus 2021 hanya berjumlah 33 kasus.

“Setelah kami cermati data yang dikelurkan oleh Satgas Provinsi merupakan data lama yang belum terlapor atau terinput disistem mereka. Malahan dari data Satgas Provinsi itu terdapat pasien positif dari tahun 2020 lalu yang sekarang kondisinya sudah sembuh dari Civid-19,” ungkap Sekretaris Dinkes Mura, Suwirman Hutagalung.

Tidak hanya itu, masalah lain juga karena tidak adanya laporan dari perusahaan-perusahaan kepada Satgas Kabupaten tentang jumlah karyawan mereka yang terkonfirmasi positif.

“Contohnya seperti PT IMK, awalnya mereka melaporkan jumlah karyawan mereka yang terpapar virus Covid-19 kepada Satgas Kabupaten, tetapi lama-kelamaan mereka tidak lagi melapor tentang data penambahan kasus dan dengan sendiri mengirimkan karyawannya yang terkonfirmasi positif ke RS Siloam di Palangka Raya,” jelas Suwirman.

Tidak hanya itu, tambahan permasalahan lain menurut Suwirman ialah masalah menginput data ke sistem all record, yang hanya bisa dilakukan oleh petugas di RS Doris Sylpanus atas data-data terkonfirmasi yang ada di Kalimantan Tengah.

Ia juga menjelaskan bahwa perbedaan data terjadi selama beberapa bulan terakhir sudah mereka sampaikan ke pihak Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng.

“Sejak awal kita sudah mewanti-wanti Satgas Provisni tentang akan terjadinya data yang membengkak, buktinya sekarang terjadi. Data yang disampaikan ini bentuk komulatif yang terjadi sejak tahun 2020 lalu, terutama data dari karyawan perusahaan yang tidak terkonfirmasi ke pihaknya,” imbuh Suwirman

Sementara itu diacara yang sama Wakil Bupati Mura, Rehikinoor menjelaskan terdapat perbedaan yang cukup jauh terhadap data sebaran pasien Covid-19 Provinsi Kalteng yang ramai diperbincangkan sehingga perlu diberikan penjelasan dan keterangan secara resmi agar tidak ada kesimpangsiuran.

“Data kita yang sebenarnya untuk jumlah kasus penambahan 33 orang dengan total jumlah positif sebanyak 174 pasien, sedangkan yang telah sembuh 9 orang dengan total kesembuhan sebanyak 2017 dan yang meninggal dunia bertambah 1 pasien dengan total 35 pasien. Sehingga jumlah keseluruhan kasus hingga saat ini sebanyak 2.225 kasus Covid-19,” terang Rejikinoor.

Untuk rincian pasien yang terkonfirmasi positif yakni untuk Kecamatan Murung 120 pasien, Kecamatan Laung Tuhup 19 pasien, Kecamatan Tanah Siang 18 pasien, Kecamatan Tanah Siang Selatan 7 pasien, Kecamatan Sumber Barito 1 pasien, Kecamatan Barito Tuhup Raya 1 pasien, Kecamatan Seribu Riam 1 pasien, Kecamatan Permata Intan 2 pasien, Kecamatan Sungai Babuat 1 pasien, Kecamatan Uut Murung 1 pasien.

Atas permasalahan data tersebut, Wakil Bupati Mura meminta agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Mura segera melakukan sinkronisasi terhadap data sebaran ini agar tidak ada tumpukan data yang masuk kepada Satgas Covid-19 Provinsi Kalteng dengan berkoordinasi dengan baik.

Kemudian, Rejikinoor berikan jawaban terkait dengan kasus meninggal dunia yang mengalami peningkatan bahwa ada beberapa tudingan yang disampaikan terkait tingginya angka meninggal karena kekurangan oksigen.

“Kami pastikan itu tidak benar, Satgas Covid-19 di Mura terus berupaya memberikan penanganan terbaik, tingginya kasus meninggal disebabkan ketika adanya pasien yang sudah mengalami gejala berat baru dibawa ke RSUD Puruk Cahu,” tutupnya.

Pesan Sekarang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.