13 Puskesmas di Murung Raya Disediakan Fasilitas Swab Antigen dan PCR

Android

PAMBELUM, Puruk Cahu – Sebanyak 13 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah sudah memiliki fasilitas tes usap atau swab antigen dan PCR (polymerase chain reaction).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mura dr. Suwirman saat rapat koordinasi (Rakor) harian Satgas Penanganan Covid-19 Jumat (7/2021) kemarin.

Dikatakan dr. Suwirman untuk Kabupaten Murung Raya memiliki 15 unit puskesmas yang tersebar di 10 kecamatan.

Bacaan Lainnya
Rahamnto

“Baru ada 13 Puskesmas yang memiliki fasilitas swab antigen dan PCR, sementara yang belum adalah Puskesmas Barito Tuhup Raya dan Puskesmas Uut Murung,” turut dr. Suwirman.

Sedangkan untuk fasilitas tempat tidur alias bed occupancy rate (BOR) untuk rawat inap warga yang terpapar Covid-19, dr. Suwirman mengatakan baru 8 Puskesmas yang menyediakan hal tersebut.

“Ada 8 Puskesmas yang bisa digunakan untuk rawat inap, dengan catatan fasilitas dan tenaga medis terpenuhi dan hanya untuk pasien yang kondisi ringan sampai sedang. Kalau kondisinya berat akan dirujuk ke RSUD Puruk Cahu,” tambahnya.

Tidak hanya itu, dr. Suwirman juga menyampaikan laporan pihak RSUD Puruk Cahu sekarang sudah menambah fasilitas tempat tidur untuk menampung pasien Covid-19.

“Pelayanan IGD dan screening Covid-19 meningkat 200 persen di RSUD Puruk Cahu. Semula melayani 10 tempat tidur, sekarang perluasan menjadi 25 tempat tidur. Rata-rata pasien yang bergejala Covid-19 sedang berat atau pneumonia,”  tambah dr. Suwirman.

Untuk pelayanan tempat isolasi Covid-19 ruang mawar RSUD Puruk Cahu tersedia 42 tempat tidur dengan rincian 22 pasien Covid-19 bergejala berat – kritis, yang mana setiap 2 – 6 jam ganti oksigen kapasitas besar. Sedangkan untuk 10 pasien memiliki gejala berat potensi kritis sehingga standby oksigen, sisanya 10 gejala sedang berat.

Sementara itu Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Mura yang juga Wakil Bupati Mura, Rejikinoor mengakui penanganan pandemi saat ini garda terdepan adalah para nakes dan instansi terkait.

Agar pendemi cepat teratasi, Rejikinoor meminta kepada semua masyarakat untuk bersama-sama mengikuti aturan protokol kesehatan sehingga bisa kembali beraktifitas seperti sedia kala.

Pesan Sekarang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.