26 Petahana Gagal Terpilih di Pilkades Serentak Murung Raya

Android

PAMBELUM – Puruk Cahu – Sebanyak 26 petahana tumbang atau gagal terpilih kembali saat pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang dilaksanakan di Kabupaten Murung Raya pada Rabu (9/6/2021) kemarin.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Murung Raya, dari 62 desa yang melaksanakan Pilkades, 39 desa diikuti oleh para petahana.

“Dari total 39 petahanq, hanya 13 petahana yang kembali terpilih, sedangkan 26 orang patahana tumbang,” kata Kabid Pemerintah Desa dan Kelurahan pada DPMD Murung Raya,Dommy Joan, Kamis (10/6/2021).

Bacaan Lainnya
Rahamnto

Dikatakan Dommy, dalam penyelenggaraan Pilkades serentak tahun ini, Kecamatan Tanah Siang menjadi kecamatan terbanyak desanya yang melaksanakan pemilihan kepala desa, yakni 21 desa.

“Dari 21 desa di Kecamatan Tanah Siang, 15 desa terdapat petahana yang ikut bertarung. Hasilnya dari 15 petahana itu hanya 2 orang yang kembali terpilih,” tutur Dommy.

Tidak menyampaikan hasil Pilkades serentak, Dommy juga menjelaskan sejauh ini dari hasil monitoring di lapangan, pelaksanaan coblosan Pilkades di seluruh wilayah umumnya berjalan aman dan lancar.

“Selain itu setiap calon kepala desa mempunyai hak untuk mengajukan sengketa Pilkades. Hal itu berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) pasal 79 nomor 11 tahun 2015 tentang Pilkades, pengajuan sengketa Pilkades bisa disampaikan pada masa sanggah dan sesuai dengan jenjang laporan gugatan ke DPMD kabupaten setempat,” terangnya.

Selain itu Dommy juga mengucapkan selamat kepada para calon Kepala Desa yang terpilih dan tentu kedepannya pihaknya akan lebih intens dalam membina seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Murung Raya.

“Terlebih lagi untuk kepala desa yang telah terpilih di 62 desa nantinya setelah pelantikan, kami akan langsung melaksanakan Bimtek khususnya dalam pengelolaan DD dan alokasi dana desa (ADD),” tutupnya.

Pesan Sekarang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.