Pasca Terbakar, Bupati Minta Kegiatan Belajar Siswa SDN Tumbang Tabulus Tetap Jalan

Bupati Mura, Perdie M. Yoseph memberikan bantuan kepada warga terdampak musibah kebakaran di Dusun Tumbang Tabulus.
Android

PAMBELUM, Puruk Cahu – Musibah terbakarnya gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tumbang Tabulus, Desa Tumbang Naan, Kecamatan Seribu Riam pada Rabu (5/5) lalu mengancam terganggunya proses belajar mengajar di lokasi tersebut

Untuk menghindari hal itu, Bupati Murung Raya, Perdie M Yoseph secara langsung meninjau lokasi bangunan sekolah yang ludes terbakar dan memberikan semangat kepada para guru dan orang tua murid.

Bupati memastikan agar kegiatan belajar mengajar nanti tetap harus dilaksanakan, meski mereka sudah tidak memiliki gedung sekolah.

Bacaan Lainnya
Rahamnto

Orang nomor satu di kabupaten berjuluk Bumi Tana Malai Tolung Lingu ini memberi solusi agar bangunan rumah dinas guru milik Dinas Pendidikan yang letaknya berdekatan dengan gedung sekolah yang terbakar bisa difungikan menjadi ruang kelas untuk sementara waktu.

“Kita pastikan aktivitas belajar mengajar tetap bisa dimulai pada 31 Mei 2021 nanti. Kita tidak boleh pasrah dengan keadaaan. Saya perintahkan kepala dinas Pendidikan untuk segera melakukan langkah seperti yang kita mau, agar ada ruang belajar untuk siswa,” kata Bupati Perdie saat bertatap muka dengan para guru dan orangtua murid di lokasi kebakaran SDN Tumbang , Jumat (7/5).

Bupati memantau lokasi kebakaran di Dusun Tumbang Tabulus.

Atas kebakaran gedung SDN Tumbang Tabulus ini, sebanyak 53 siswa terdampak dan kehilangan tempat belajar dan untuk sementara ini para guru diminta tetap memberikan tugas rumah kepada murid.

Bupati menyebutkan pembangunan gedung baru dipercepat mendahuli APBD Perubahan Tahun 2021, sehingga bisa mulai pembangunan di bulan Juni nanti.

“Estimasinya memakan waktu selama empat bulan, jadi 1 oktober 2021 gedung baru sudah bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” beber Perdie.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mura Ferdinand Wijaya menyebutkan untuk bangunan sekolah yang terbakar telah dilaporkan pihaknya ke pemerintah pusat karena masuk program blog greend.

“Karena ini musibah, jadi pemerintah pusat harus mengetahui, sehingga kedepan kita bisa dapat bantuan untuk bangunan baru. Melalui APBD bisa untuk tiga ruang kelas, sementara tiga ruang kelasnya bisa diteruskan menggunakan APBN,” bebernya.

Turut hadir dalam peninjauan lokasi bangunan sekolah yang terbakar diantaranya Kepala Dinas PUPR Murung Raya, Paulus, Kepala BPBD Murung Raya, Kariadi dan Ketua DPRD Murung Raya, Doni.

Pesan Sekarang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.