Protokol Kesehatan Ketat Hiasi Pembukan MTQ ke-8 Tingkat Kabupaten Mura

Wakil Bupati Mura, Rejikinoor menerima piala bergilir dari Camat Permata Intan untuk diperbutkan kambali di MTQ tahun 2020 ini.
Android

PAMBELUM, Puruk Cahu – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-8 Tingkat Kabupaten Murung Raya (Mura) tahun 2020 dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Pembukaan itu sendiri dilaksanakan di Gedung Aula Masjid Agung Al-Istiqlal dan langsung dibuka oleh Wakil Bupati Mura, Rejikinoor pada Senin (23/11/2020) malam.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Mura, Doni, Wakil Ketua II DPRD Mura, Rahmanto Muhidin Wakapolres Mura serta beberapa undangan lain.

Bacaan Lainnya
Rahamnto

Panitia kegiatan sendiri mengharuskan setiap undangan yang masuk ruangan diharuskan memerikasa suhu tubuh, wajib menggunakan masker dan kursi undangan diberi jarak kurang lebih 1 meter.

Ustadz Amir Hasan selaku ketua panitia kegiatan mengatakan, jumlah seluruh peserta yang mengikuti MTQ tahun ini sebanyak 10 qafilah dan bila dijumlahkan peserta seluruhnya 190 orang.

“Karena kondisi pandemi jadi untuk peserta ada yang diinapkan oleh panitia, terutama bagi peserta yang tidak memungkinkan pulang pergi dalam sehari,” ungkap Ustadz Amir Hasan.

Untuk pelaksanaan MQT sendiri berlangsung dari tanggal 22 sampai 28 Nopember 2020 dengan tempat lomba di Aula Masjid Agung Al-Istiqlal dan Aula Kantor Kementrian Agama Kabupaten Mura.

Sementara itu dalam sambutanya sebelum membuka secara resmi MQT ke-8, Wakil Bupati Mura, Rejikinoor berharap dengan diambilnya tema “Dengan MTQ Vill Tingkat KabupatenMurung Raya, mari kita jadikan MTQ Vill sebagai upaya merajut Ukhuwah dan Silaturrahmi menuju Masyarakat Produktif, cerdas, sehat, aman dan berkualitas dimasa pandemi” bisa sejalan dengan tujuan kita dalam membangun kehidupan masyarakat Murung taya di masa Pandemi Covid-19.

“Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, kita semua tentu berharap hasil yang diperoleh dapat lebih meningkatkan keberagamaan masyarakat Murung Raya, terlebih lagi meningkatkan iman dan taqwa dan mewujudkan kerukunan antar umat beragama, suku, ras maupun golongan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucap Rejekinoor.

Pesan Sekarang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.