8 OTG Buat Positif Covid-19 di Mura Bertambah

Pers rilis perkembangan Covid-19 di Mura di Kantor Bupati Mura, Kamis (11/6/2020).
Android

PAMBELUM, Puruk Cahu – Sebanyak delapan (8) orang yang berstatus Orang Tanpa Gelaja (OTG) menambah jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Murung Raya (Mura), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Akibat penambahan tersebut jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 yang awalnya bertahan 17 orang, kini bertambah menjadi 25 orang.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mura, Perdie M. Yoseph, mengatakan 8 orang tersebut merupakan warga dari Kecamatan Murung yang dikarantina di Gedung Politeknik Jalan Bhayangkara.

Bacaan Lainnya
Rahamnto

“Ada sebanyak 34 OTG yang dikarantina di Gedung Politeknik Mura. Saat Rapid Test 8 orang hasilnya reaktif dan ketika di Swab ke 8 orang tersebut terkonfirmasi positif Covid-19,” ungkap Perdie saat pers rilis di Aula Kantor Bupati, Kamis (11/6/2020).

Perdie menjelaskan, setelah dinyatakan positif ke 8 orang itu langsung dilakukan isolasi dan dirawat secara intensif ke RSUD Puruk Cahu

“Kita sampaikan bahwa mereka sebelum dinyatakan positif covid sudah di karantina, karena menjadi orang tanpa gelaja. Tentu kita akan melakukan tracking terhadap riwayat kontaknya sebelum dilakukan karantina,” jelas Perdie.

Ditambah Perdie, dari kedelapan orang tersebut usia paling mudah 21 tahun jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Masing-masing mereka berasal dari Kelurahan Beriwit, Desa Bahitom dan Muara Jaan.

Tidak hanya itu, Perdie menjelaskan atas bertambahnya 8 orang warga Mura terkonfirmasi positif Covid-19, kini jumlah totalnya menjadi 51 orang, 25 orang masih terkonfirmasi positif dan 34 orang dinyatakan sembuh. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) terdapat 3 orang.

“Dari hasil rapid test massal kepada para pedagang di Pasar Pelita Hilir, Pasar Rakyat Pelita Hulu, Pasar Bahitom, Pasar Hungan dan Pasar Rakyat Alun-Alun dan para pengusaha di Kota Puruk Cahu yang total semuanya 484 orang terdapat 2 orang reaktif. Sekarang ini masih menunggu hasil swab ke 2 orang itu keluar kita minta mereka melakukan isolasi mandiri,” turut Perdie lagi.

Pesan Sekarang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.