Perkembangan MIS KP Dalam Menanamkan Ajaran Islam Sejak Usia Dini Patut di Apresiasi

PAMBELUM, Puruk cahu – Berselang beberapa hari mulainya aktif masuk sekolah, keluarga besar Madrasah Ibtidayah Swasta (MIS) Karya Pembangunan menggelar kegiatan halal bihalal bersama dewan guru beserta seluruh wali murid siswa dan siswi MIS KP yang diselenggarakan digedung pertemuan umum tira tangka balang, Sabtu (21/7/2018) pagi.

Tidak hanya itu, MIS KP sekaligus melaunching gerakan 1820 (Magrib Mengaji,HP dan TV Mati) dengan dihadiri oleh Ketua Yayasan Marzuki Rahman serta Rahmanto Muhidin yang merupakan anggota DPRD Mura dari Partai Kebangkitan Bangsa.

Menjadi sororan tersendiri bagi politisi PKB tersebut, dimana sejauh ini beberapa tahun terakhir perkembangan yang ditunjukan oleh MIS KP sangat patut diapresiasi dalam menanamkan ajaran-ajaran islam kepada anak sejak dini, tentu hal tersebut akan menjadi kewajiban bagi Pemerintah Daerah yaitu Bupati serta DPRD dalam menunjang kegiatan belajar mengajar di MIS KP.

Bacaan Lainnya
Rahamnto

“Kami melihat dan memantau sejauh ini, peranan penting yang diajarkan dalam sistem belajar mengajar di MIS KP kepada seluruh siswa didiknya, tentu menarik perhatian dari seluruh orang tua murid untuk menyekolahkan anaknya di MIS KP. Namun dengan adanya keterbatasan ruang belajar di MIS KP menjadi kendala sendiri bagi dewan guru untuk menerima siswa-siswa baru. Maka dari itu ini harus menjadi perhatian Pemda beserta DPRD dalam menyalurkan bantuan dalam bentuk dana hibah guna menunjang pembangunan serta sarana di MIS KP,” ungkap Rahmanto.

Pada kegiatan halal bihalal MIS KP yang diselenggarakan setiap tahunnya tersebut sebagai media untuk saling memaafkan diantara wali dan siswa juga mempererat tali silarurahmi. Dimana Ali Mutaqin yang merupakan kepala MIS KP dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada orang tua/wali murid yang telah mempercayakan anak-anaknya untuk dididik di MIS KP. (Red2/Rian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.