Hilang Empat Hari Setelah Tabrak Tongkang, Mayat Warga Muara Untu Ini Akhirnya Ditemukan

PAMBELUM, Puruk Cahu – Setalah melalui proses pencarian yang dimulai pada Jumat (6/6/2018) lalu, akhirnya mayat Nadi alias Ariadi (45 tahun) warga Desa Muara Untu, Kecamatan Murung ditemukan dilokasi yang tidak begitu jauh dari lokasi hilang pada Senin (9/6/2018) siang.

Salah satu Tim Reaksi Cepat (TRC) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya (BPBD) Kabupaten Murung Raya (Mura), Rofiq mengatakan pihaknya menemukan jasad Nadi alias Ariadi kurang lebih 200 meter dari lokasi tongkang yang mereka tabrak.

“Lokasi penemuan jasad sekitar 200 meter dari logpond PT. Pandu Jaya Gemilang Agung pada pukul 14.00 WIB siang tadi,” ungkap Rofoq melalui sambungan telepon, Senin (9/6/2018).

Bacaan Lainnya
Rahamnto

Sementara itu sebelumnya kecelakaan yang merenggut nyawa Nadi alias Ariadi bermula ketika dirinya bersama sembilan orang rekannya berniat pulang ke Desa Muara Untu pada Kamis (5/6/2018) malam sekitar pukul 23.00 WIB dengan mengendararai perahu bermesin (klotok).

“Karena pada saat itu keadaan sangat gelap dan juga air Sungai Barito dalam keadaan tinggi kami tidak berani tancap gas. Saat melewati logpond PT Pandu Jaya Gemilang Agung perahu kami berniat menghindari kapal Tug Boat (Kapal Tunda) dengan memutar kemudi ke arah tengah sungai,” ungkap rekan korban, Galipir (44 tahun), beberapa waktu lalu.

Setelah berhasil melewati kapal Tug Boat tersebut, dilanjut Galipir pihaknya tidak menyangka perahu yang mereka tumpangi sudah berada dibawah tongkang dan langsung tenggelam.

“ Kejadinnya begitu cepat. Kami tidak bisa melihat tongkang itu didepan sebab tidak dipasang menerangan oleh pihak perusahaan,” ucap Galipir lagi.(Red1/Supri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.