Empat Desa Kecamatan Batura Dilatih Mendirikan BUMDes

PAMBELUM, Puruk Cahu – Sebanyak empat desa yang ada di Kecamatan Barito Tuhup Raya (Batura), Kabupaten Murung Raya (Mura) dilatih untuk mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Empat desa itu diantaranya Desa Makunjung, Desa Hingan Tokung, Desa Tumbang Masalo dan Desa Batu Tojah.

Salah satu pendamping desa pemberdayaan (PD-P) untuk Kecamatan Batura, Mahyono, mengatakan sebelum mendirikan sebuah BUMDes, pihaknya terlebih dahulu melakukan pelatihan dengan langsung mengundang tenaga ahli (TA) dari Provinsi Kalteng.

“Untuk pelatihan pendirian BUMDes di Kecamatan Batura ini kami lakukan didua tempat, yakni di Desa Makunjung dan Desa Hingan Tokung pada tanggal 22 sampai 23 Januari lalu,” ungkap Mahyono, Rabu (24/1/2018).

Bacaan Lainnya
Rahamnto

Menurut Mahyono lagi dengan adanya BUMDes ini diharapkan kualitas hidup masyarakat didesa bisa lebih meningkat dengan usaha mereka sendiri dan juga merupakan arahan dari Kementrian Desa agar desa ada didirikan BUMDES dengan menggunakan dana desa.

“Dari 116 desa di Mura hanya ada 3 desa yang memiliki BUMDes. Untuk itu diusulkan empat desa ini karena dianggap mempunyai potensi pendirian BUMDes ,” ujar Mahyono lagi.

Sementara itu untuk diketahui, pelatihan mengenai pembentukan dan pengembangan Bumdes ini diselenggarakan melalui Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) yang mana langsung dimotori oleh Mahyono dan Andri Saputra sebagai Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP), Yulius sebagai Pendamping Desa Teknik Infrastruktur (PD-TI), Syarif Hidayat dan Timor Banafi sebagai Pendamping Lokal Desa ( PLD).

Pembentukan pengurus BUMDes ini langsung dilatih oleh 3 narasumber, yaitu Tenaga Ahli Madya pengelolaan SDM Provinsi Kalimantan Tengah, Rivanie Lesmana, pemateri tenaga ahli kabupaten, A. Rulianto (Teknologi tepat Guna) dan Jony Sugiarto (tenga ahli pengembangan ekonomi desa).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk melatih desa menjadi desa mandiri agar setiap desa mempunyai BUMDESA dan mendapatkan PADes (Pemdapatan Asli Desa).(Amaliyah/Red1)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.