Delapan Hari Kritis Karena Ditusuk, Akhirnya Warga Bahitom Ini Meninggal

PAMBELUM, Puruk Cahu –  Setelah mengalami masa kritis selama delapan hari, akhirnya Ifan (20) warga Desa Bahitom, Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya harus meregang nyawa akibat terkena luka tusuk dibagian dada pada Rabu (27/12/2017) lalu di Alun-alun Jorih Jerah Kota Puruk Cahu .

Peristiwa yang diduga karena pengaruh minuman keras tersebut membuat Ifan mendapat tusukan sebanyak tiga kali dan sebelum meninggal sempat dirawat tiga hari di rumah sakit di Kota Banjarmasin Kalsel atas rujukan RSUD Puruk Cahu.

“Setelah kejadian penusukan Ifan sempat dirawat disalah satu rumah sakit di Banjarmasin mengingat luka tusuk didada Ifan cukup parah sehingga tidak bisa diselamatkan lagi,” ungkap salah satu kerabat korban yang namanya enggan disebutkan, Sabtu (6/1/2018).

Bacaan Lainnya
Rahamnto

menurut kerabat korban tersebut, meninggalnya Ifan akibat luka tusuk yang terkena organ vital sehingga almarhum tidak bisa lagi bertahan dan setelah dinyatakan meninggal janazah langsung dipulangkan serta dimakamkan di Desa Bahitom pada Jumat (5/1/2018) kemarin.

“Kami dari pihak keluarga berharap agar pihak dari kepolisian segera menangkap pelaku yang telah menusuk Ifan,” tambah kerabat Almarhum Ifan saat ditemui dirumah duka.

Sementara itu juga dengan meninggalnya Ifan ini tentu saja menyisakan luka mendalam dari pihak keluarga, terutama bagi istri almarhum yang harus mengurus anak semata wayang mereka yang masih kecil. (Fery/Red2)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.