Lomba Kebersihan Kantor Upaya Pemkab Kapuas Raih Adipura

KAPUAS – Obsesi Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat agar Kabuapetn Kapuas meraih Piala Adipura 2017-2018 ditapaki dengan membuat sejumlah kebijakan. Salah satunya instruksi nomor 003/37/DLH.III/X/2017 kepada seluruh SOPD tentang kebersihan kantor masing-masing.

Instruksi ini langsung dijalankan oleh SOPD dengan menggelar kerja bakti pada hari Jumat setiap pekannya. Langkah bupati juga mendapat dukungan dari organisasi yang menghimpun korps pegawai negeri (Kopri) Kapuas dengan menciptakan lomba kebersihan.

Wakil Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Kapuas Suwarno Muriyat menyampaikan, per tanggal 17-19 November, Tim Penilai akan terjun melakukan penilaian.

Bacaan Lainnya
Rahamnto

“Sebanyak empat komponen sebagai indikator tim penilai yakni, pertama, peranserta dalam penataan taman indikatornya memiliki taman, pot bunga serta ketepatan penempatan, kebersihan dan keindahannya,” ucap Suwarno Minggu (12/11/2017).

Lanjut Suwarno yang juga Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Kapuas, komponen penilaian kedua adalah terkait kebersihan lingkungan kantor dengan indikator kebersihan halaman dan lingkungan, ketersediaan tempat sampah terpilah. Kemudian bak pengolah sampah atau biopori dan lubang serapan serta kebersihan jalan, selokan dan sarana prasarana umum seperti WC dan lainnya.

Kemudian komponen penilaian ketiga yaitu tersedianya papan nama kantor, tanda batas dengan lingkungan sekitar, tiang bendera dan keserasian cat pagar serta upaya kelestarian lingkungan. Sedangkan komponen penilaian terakhir terkait pemanfaatan lahan kosong di areal kantor sebagai apotik hidup, dapur hidup, maupun penanaman pohon penghijauan atau peneduh.

“Semua SOPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas akan didatangi oleh tim penilai tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Masih ada enam hari lagi dapat dimanfaatkan oleh seluruh SOPD untuk menggerakkan karyawannya menata, melengkapi dan mempersiapkan keempat komponen penilaian sehingga mampu meraih juara,” pungkasnya.

Untuk menambah informasi, selain di lingkungan eksekutif, hal ini didukung pula dengan pembiasaan masyarakat kabupaten itu untuk bergotong royong meningkatkan keindahan, kenyamanan dan kelestarian lingkungan serta menanam berbagai tumbuhan hias, peneduh maupun penghasil buah dilingkungan masing-masing.

Pos terkait