Saber Pungli Kumpulkan Camat, Kapolsek, Kades Sampai Kasek, Ada Apa?

KAPUAS – Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Provinsi Kalimantan Tengah mengumpulkan camat, kapolsek, kepala desa, kepala sekolah, ketua komite sekolah, dan pendamping desa se Kabupaten Kapuas. Mereka diberikan materi tentang pengelolaan pendidikan dan dana desa di lingkungan pemerintah kabupaten Kapuas.

Bertindak sebagai pemateri dari Polda Kalteng, Inspektorat, Kejaksaan Tinggi dan Ombudsman. Kegiatan itu merupakan sosialisasi Saber Pungli yang dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Kapuas Muhajirin di Aula Kantor Bupati Kapuas yang, Selasa (31/10/2017).

Muhajirin mengatakan, perbuatan pungli merupakan kebiasaan oknum aparatur penyelenggara Negara dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat di berbagai bidang pelayanan. Dengan adanya saber pungli diharapkan kebiasaan-kebiasaan buruk dalam pelayanan kepada masyarakat sudah tidak ada lagi.

Bacaan Lainnya
Rahamnto

Muhajirin juga meminta semua komponen masyarakat dalam penanganan pemberantasan pungli. Agar dapat berjalan dengan baik dan efektif.

Dikesempatan itu juga dia menghimbau kepada seluruh apartur Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa adanya pungutan dalam bentuk apapun, selain yang memang sudah diatur.

“Dan kepada seluruh lapisan masyarakat dia berharap ikut untuk berperan aktif dengan melaporkan kepada aparat penegak hukum apabila ada oknum aparatur Pemerintah yang melakukan pungutan liar,” kata Muhajirin.

Sementara itu kepada peserta sosialisasi, Muhajirin berharap agar apa yang didapatkan dari sosialisasi tersebut, nantinya dapat disosialisasikan kepada masyarakat dan jajaranya masing-masing.

“Lakukan pelayanan kepada masyarakat dengan ketulusan dan keihklasan sehingga terhindar dari perbuatan yang tercela dan melanggar hukum,” pungkasnya.

Pos terkait