Kondisi banjir di Desa Muara Maruwei II.

PAMBELUM, Puruk Cahu – Sejak Bulan Januari sampai Juni tahun 2019 ini, puluhan rumah yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Laung Wilayah Kecamatan Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya (Mura) tiga kali mengalami banjir dan bahkan air luapan sungai tersebut sudah sampai memasuki rumah warga.

Seperti yang dikatakan Ida Laila, 36 tahun, warga Desa Muara Maruwei II  ini menyampaikan, ditahun-tahun sebelumnya biasanya dalam satu tahun hanya terjadi satu kali banjir di wilayah mereka.

“Mungkin penyebabnya perubahan iklim atau mungkin juga karena banyaknya perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah kami,” ungkap Ida Laila, Sabtu (22/6/2019).

Sementara itu seperti hasil pemantauan di Desa Muara Maruwei II, kondisi air sudah mengenangi rumah warga dan bahkan kantor kepala Desa dan fasilitas desa lainnya juga terendam banjir.

Akibatnya, aktivitas warga dalam mencari nafkah lumpuh total sebab kebun karet milik warga terendam banjir dan bahkan pelayanan aparat desa mengalami gangguan akibat banjir tersebut.

“Kami berharap adanya bantuan dari pemerintah maupun pihak perusahaan tambang agar masalah kami akibat banjir ini dapat sedikit teratasi,” jelas salah satu warga yang tidak disebutkan identitasnya.

Seperti diketahui di wilayah Kecamatan Laung Tuhup terdapat banyak perusahaan tambang dan bahkan perusahaan-perusahaan tersebut masuk kategori perusaan besar, misalnya seperti PT. Marunda Graha Mineral, PT. Asmin Koalindo Tuhup dan PT. Adaro.(SUPRI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here