Wakib Gubernur Kalimantan Tengah, Habib Ismail Bin Yahya.

PAMBELUM, Puruk Cahu – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Habib Ismail Bin Yahya berharap organisasi Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) yang ada di Kalteng bisa menjadi peredam isu negatif jelang pemilihan kepala daerah tahun 2020 mendatang.

“Kita tahu tahun depan Kalimantan Tengah akan melaksanakan Pemilihan Gubernur dan Wakilnya serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kotawaringin Timur. Saya berharap dalam proses itu nanti FKUB bisa berperan aktif mencegah berkembangnya isu SARA,” ungkap Habib.

Dalam menyampaikan sabutan saat pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) FKUB se-Kalteng yang dilaksankan di Kota Puruk Cahu pada Selasa (5/11/2019) pagi, Habib menekankan agar FKUB yang ada di kabupeten maupun kota di Provinsi Kalteng bisa lebih meningkatkan peran dan fungsinya.

“Salah satu caranya tentu dengan turun langsung ke lapangan serta banyak berkomunikasi dengan masyarakat, apalagi jelang tahun politik tentu banyak isu negatif yang akan berkembang,” jelas Habib lagi.

Agar hal tersebut efektif, Habib menyarankan agar pemerintah kabupaten maupun kota se-Kalteng dalam pembahasan APBD tahun 2020 bisa menaikan anggaran untuk FKUB.

Senada dengan Wakil Gubernur, Bupati Murung Raya, Perdie M. Yoseph mengharapkan FKUB bisa mengantisipasi isu perbedaan jelang proses pelaksanaan pemilihan kepala daerah. “Perbanyak aksi aksi sesuai program dan jangan banyak berdiskusi saja tanpa turun kelapangan,” tutur Perdie.

Menurut Perdie, kegiatan kunjungan atau anjangsana sangat perlu dilakukan oleh FKBU, sebab sesuai dengan fungsinya FKBU menjadi penengah atau mengeluarkan solusi saat terjadi gesekan antar umat beragama.

“Tujuannya tidak lain untuk mengantisipasi agar tidak terjadi konflik,” tegas Perdie lagi.

Sementara itu, dalam laporannya, Ketua FKUB Provinsi Kalteng, Muhammad Yamin mengatakan jumlah peserta Rakor FKUB sebanyak 130 orang yang berasal dari kabupaten dan kota se Provinsi Kalimantan Tengah.(SUPRI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here