Petugas saat mengevakuasi jasad Hadi Suseno (60 tahun) yang ditemukan gantung diri di barak menuju RSUD Puruk Cahu.

PAMBELUM, Puruk Cahu – Hadi Suseno alias Sentut (60 tahun) ditemukan tewas tergantung disalah satu kamar barak tempat tinggalnya yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Kota Puruk Cahu , Senin (19/11/2018) sore sekitar pukul 17.30 WIB.

Dari informasi yang diperoleh dari tempat kejadian, jasad Hadi Suseno pertama kali ditemukan oleh anak tirinya Dedet Haryono (16 tahun) dan beserta keponakannya Fahri  (17 tahun) dalam keadaan tergantung menggunakan sebuah sarung.

Saat menceritakan penemuan jasad ayah tirinya, Dedet mengatakan awalnya dirinya bersama Fahri ingin masuk ke rumah barak yang ditinggalinya untuk mengambil celana panjang dan tidak bisa masuk sebab dalam keadaan terkunci dari dalam.

“karena sudah dipanggil beberapa kali tidak ada jawaban maka saya putuskan menuju ke samping rumah untuk melihat dari celah lubang kecil. Alangkah terkejutnya saya pada saat itu juga melihat tubuh ayah (tiri) saya sudah dalam keadaan tergantung dengan menggunakan sarung yang terjerat di leher,” ungkap Dedet.

Sementara itu Fahri mengatakan, selama ini diketahui Hadi Suseno diketahui menderita beberapa penyakit dan sering ditemukan berjalan-jalan sendiri tanpa tujuan didekat baraknya serta tidak jarang terlihat melamun dipinggir jalan.

Terpisah, Kapolsek Murung, Ipda Indrawan Wira Saputra dengan singkat mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.(Supri/Red1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here